Akademisi Apresiasi Gelar Pahlawan untuk Soeharto, Simbol Rekonsiliasi dan Kedewasaan Bangsa
Jakarta – Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, menuai apresiasi dari kalangan akademisi. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan negara terhadap jasa besar pemimpin bangsa yang telah berkontribusi bagi kemerdekaan, pembangunan, dan stabilitas nasional. Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Abdul Haris Fatgehipon menilai bahwa secara spiritual, Soeharto tidak membutuhkan gelar pahlawan.
Survei INSS Sebut Mayoritas Rakyat Apresiasi dan Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Jakarta – Dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, H.M. Soeharto, terus menguat seiring dengan pandangan yang lebih objektif terhadap perjalanan sejarah bangsa. Hasil survei Intelligence and National Security Studies (INSS) tahun 2025 menunjukkan, sebanyak 84,25 persen publik menilai Soeharto layak mendapat gelar Pahlawan Nasional. Alasan dominan yang muncul adalah jasa besar
Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto Simbol Kedewasaan Politik Bangsa
Jakarta – Pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto dapat menjadi simbol rekonsiliasi nasional dan kedewasaan politik bangsa. Pernyataan ini disampaikan Akademisi IAIN Gorontalo, Sahmin Madina merespons adanya pro dan kontra pemberian gelar tersebut karena luka sejarah masa lalu. Menurut Sahmin, masih adanya penolakan justru menunjukkan bahwa sebagian elite bangsa belum sepenuhnya berdamai dengan
Bangsa Kian Dewasa, Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto Disambut Apresiasi Luas
Jakarta — Suasana khidmat dan penuh rasa hormat menyelimuti berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional dan menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan yang menilai langkah tersebut mencerminkan kedewasaan bangsa dan kematangan pemerintah dalam membaca sejarah secara objektif, sekaligus menjadi simbol rekonsiliasi nasional. Direktur Eksekutif ToBe Institute, Mochamad
Dukungan Lintas Sektor Menguat untuk Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto
Wacana penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, menuai dukungan kuat dari berbagai kalangan. Mereka menilai kontribusi Soeharto sebagai “Bapak Pembangunan” sangat vital, terutama dalam mewujudkan stabilitas politik dan ekonomi serta mencapai swasembada pangan yang menjadi fondasi kemajuan bangsa. Dukungan ini didasarkan pada pengabdiannya selama lebih dari tiga dekade untuk menjaga keutuhan dan
Pemuda Pancasila Dukung Soeharto Dapat Gelar Pahlawan
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Nagan Raya, Ari Saputra, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Soeharto, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 mendatang. Dalam keterangannya di kediaman pribadi pada Rabu (8/11/2025), Ari menilai Soeharto memiliki jasa besar terhadap bangsa
Pimpinan MPR RI Dukung Soeharto Dapat Gelar Pahlawan
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menanggapi ramainya pro dan kontra terkait pemberian gelar pahlawan kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Muzani mengatakan saat ini Soeharto telah selesai menjalani proses hukum sehingga layak mendapat gelar pahlawan. “MPR melihatnya bahwa dalam periode yang lalu, MPR telah menulis surat menyatakan bahwa mempersilahkan kepada Presiden dalam hal ini pemerintah untuk
Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Menguat, Pengamat: Kita Perlu Dewasa Membaca Sejarah
Jakarta — Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, H.M. Soeharto, kembali menjadi perbincangan hangat. Di ruang publik, respons terbelah. Sebagian melihat Soeharto sebagai sosok yang membangun fondasi ekonomi Indonesia, sementara sebagian lainnya masih mengingat ketatnya kehidupan politik di era Orde Baru. Peneliti sekaligus Direktur Komunikasi dan Jaringan INSS, Afri Darmawan, menilai bahwa
Bangsa yang Hargai Pemimpinnya: Soeharto Dinilai Layak Sandang Gelar Pahlawan Nasional
Jakarta – Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, kembali mengemuka dan mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan. Tokoh agama, pejabat publik, hingga akademisi menilai Soeharto layak memperoleh pengakuan negara atas jasa dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas serta membangun bangsa. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyebut bangsa besar adalah bangsa
Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional, Tokoh Bangsa Kompak Beri Dukungan
Jakarta – Dukungan terhadap penetapan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional terus mengalir. Tokoh agama hingga akademisi menilai jasa besar Soeharto sudah sepatutnya mendapat penghargaan negara. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menyebut Soeharto sebagai tokoh penting yang layak dikenang atas pengabdiannya. “Kami mendukung Bapak Soeharto sebagai Pahlawan Nasional karena beliau sangat berjasa
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |

