Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Sebuah Kedewasaan Demokrasi Indonesia
Bangsa besar tidak pernah melupakan jasa para pahlawannya. Indonesia sebagai bangsa besar menghormati para pemimpin yang telah berjuang dan berkontribusi bagi negeri ini. Dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia sempat melalui masa-masa sulit pasca kemerdekaan. Di tengah situasi tersebut, Jenderal Besar Soeharto tampil dengan ketegasan dan peran pentingnya, antara lain dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, penumpasan
Peringatan Hari Pahlawan: Jasa Besar Presiden RI ke 2 Soeharto, Sangat Layak Dianugerahi Pahlawan Nasional
Jakarta – Sejumlah pihak memberikan dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI. Soeharto memiliki jasa yang sangat besar dalam kebangkitan bangsa Indonesia. Sejarah mencatat, Soeharto menjabat selama lebih dari tiga dekade, dari 1967 sampai dengan 1998. Ia masuk dalam daftar nama tokoh yang diusulkan menyandang gelar Pahlawan Nasional. Catatan dukungan terhadap pemberian gelar
Penganugerahan Gelar Pahlawan untuk Soeharto Dapat Dukungan dari MPR Hinggai Akademisi
Jakarta – Dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, kian menguat. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa tidak ada lagi hambatan bagi pemerintah untuk memberikan penghargaan tersebut, mengingat Soeharto telah dinyatakan selesai menjalani seluruh proses hukum dan memiliki jasa besar bagi bangsa. “MPR melihatnya bahwa dalam periode yang lalu, MPR
Ketua MPR RI: Tak Ada Hal Lain Yang Menghalangi Soeharto untuk Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional
Jakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan saat ini Soeharto telah berkontribusi dan berjasa untuk bangsa dan negara. Sebab itu, Soeharto dinilai layak menerima gelar pahlawan. “MPR telah menulis surat menyatakan bahwa mempersilahkan kepada pemerintah untuk memberi penghargaan kepada mantan presiden Soeharto, karena yang bersangkutan dianggap telah selesai menjalani proses hukum baik pidana ataupun
Bangsa Besar Menghargai Pemimpinnya: Dukungan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Menguat
Jakarta – Gelombang dukungan untuk menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden RI ke-2, Jenderal Besar H.M. Soeharto, terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat dan tokoh bangsa. Dukungan ini muncul bukan tanpa alasan. Banyak pihak menilai Soeharto memiliki jasa besar dalam sejarah perjuangan, pembangunan, serta pemulihan ekonomi bangsa Indonesia, sehingga layak mendapatkan penghargaan tertinggi dari
Rencana Penetapan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Sudah Sesuai Prosedur Dan Ketentuan Yang Berlaku
Jakarta – Rencana Pemberian gelar pahlawan Nasional kepada Presiden ke – 2 RI Soeharto dipastikan sudah melalui mekanisme prosedural dan ketentuan yang berlaku. Masyarakat tidak perlu khawatir dan harus secara bijak dapat menyikapinya. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden sekaligus Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta. Prasetyo Hadi mengimbau masyarakat agar menyikapi
Pengusulan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Bentuk Penghargaan atas Jasa Besar
Jakarta – Dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, semakin menguat. Sejumlah tokoh politik dan organisasi besar menilai Soeharto layak mendapatkan penghargaan tertinggi dari negara atas jasa besarnya dalam menjaga stabilitas dan membangun Indonesia modern. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut perbedaan pendapat mengenai pemberian gelar tersebut merupakan
Momentum Hari Pahlawan, Saatnya Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Zaman
Oleh : Andhika Pratama Peringatan Hari Pahlawan 10 November menjadi momentum refleksi bangsa Indonesia kembali diingatkan akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan atau rutinitas upacara bendera, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan, menghargai jasa para pahlawan, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan
Mendorong Peran Masyarakat Jaga Ketertiban Jelang Hari Pahlawan
Oleh: Yolanda Pradhanty )* Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, semangat untuk menjaga ketertiban dan keamanan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Momentum bersejarah ini bukan hanya ajang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya rasa tanggung jawab warga negara terhadap kedamaian dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Masyarakat Harus Bersatu Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Jelang Hari Pahlawan
Jakarta — Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Momentum Hari Pahlawan diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pejuang, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Menteri Sekretaris Negara
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |

