Day: November 9, 2025
Tokoh NU dan Muhammadiyah Dukung Soeharto Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Oleh : Dika Ramadhan )* Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, memunculkan beragam dukungan yang sangat kuat dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat. Dukungan besar tersebut, termasuk datang dari dua ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, yang memperlihatkan sikap serupa dan sepandangan, yakni mendukung penuh adanya langkah
Tokoh Ormas Islam Apresiasi Penganugerahan Gelar Pahlawan Soeharto
Oleh : Andi Kurniawan )* Wacana penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, menuai dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat. Dukungan dan apresiasi sangat tinggi tersebut, termasuk juga datang dari dua organisasi Islam terbesar di Tanah Air, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memproses pemberian gelar
Pemerintah dan Masyarakat Bergerak Bersama Jaga Persatuan di Momentum Hari Pahlawan
JAKARTA – Pemerintah bersama masyarakat terus menunjukkan komitmen menjaga persatuan nasional dan memperkuat nilai kebangsaan menjelang Peringatan Hari Pahlawan 10 November. Momentum ini dimaknai sebagai saat untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan, gotong royong, dan kepedulian antarsesama sebagai ciri utama bangsa Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya meneladani tiga nilai utama para pahlawan yang tetap
Hari Pahlawan Momentum Jaga Persatuan dari Gangguan Provokasi Kelompok Kepentingan
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa dari berbagai bentuk provokasi kelompok berkepentingan. Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui aksi nyata dan semangat gotong royong.
Jaga Persatuan dan Waspada Provokasi, Masyarakat Harus Hormati Semangat Hari Pahlawan
Oleh: Bara Winatha*) Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 kembali menjadi momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan komitmen menjaga persatuan dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak harmoni sosial. Dengan mengusung tema Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan, pesan yang dibawa tahun ini menekankan bahwa warisan para pahlawan bukan sekadar cerita sejarah, melainkan
Bersama Jaga Kondusivitas Penganugerahan Gelar Pahlawan Soeharto sebagai Bentuk Kematangan Demokrasi
Oleh : Zaki Kurnia * Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto menjadi salah satu tokoh yang diusulkan mendapat gelar Pahlawan Nasional. Banyak pihak dari berbagai elemen mendukung karena menganggap bahwa tokoh Orde Baru ini layak untuk mendapatkan penghargaan negara itu, yang mana juga menandai bahwa demokrasi di Indonesia terus hidup dan berkembang sampai detik ini. Untuk
Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama: Presiden RI ke – 2 Soeharto Pantas Jadi Pahlawan Nasional
Jakarta – Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) menilai Presiden RI ke – 2 Soeharto pantas untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional karena jasa – jasanya untuk bangsa Indonesia. Hal itu terungkap saat dialog di salah satu stasiun tv swasta nasional yang mengangkat tema “Bangsa Besar Hormati Pemimpin dan Pahlawan”, di Jakarta Minggu (9/11/2025). Pimpinan Majelis Pustaka
Tokoh NU dan Muhammadiyah: Presiden Soeharto Layak Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional
Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan, Presiden ke-2 RI Soeharto memenuhi syarat untuk menerima gelar sebagai Pahlawan Nasional. Selain Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) juga memenuhi syarat untuk menerima gelar Pahlawan Nasional. Terkait dengan banyaknya penolakan gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto, hal tersebut merupakan bagian dari sebuah proses. Pimpinan Majelis Pustaka &
Tokoh Muhammadiyah dan NU: Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional, Teladannya Harus Diteruskan Generasi Muda
Jakarta – Dukungan terhadap penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto, terus menguat. Dalam dialog bertajuk “Bangsa Besar Menghormati Jasa Pemimpin dan Pahlawannya” yang disiarkan Kompas TV, tokoh dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sepakat bahwa jasa besar Soeharto bagi bangsa layak dikenang dan dijadikan teladan oleh generasi muda
Tokoh Agama Sepakat Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Jakarta – Hari Pahlawan menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan. Peringatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk menilai kembali kontribusi tokoh-tokoh penting bangsa, termasuk Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar H.M. Soeharto. Pimpinan Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Dr. Makroen Sanjaya, menegaskan bahwa penilaian terhadap tokoh
