Day: September 21, 2025
Pemerintah Salurkan Rp200 Triliun Dorong Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih
Jakarta – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bakal kecipratan dana Rp200 triliun yang dikucurkan untuk bank milik pemerintah (Himbara). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bank Himbara yang menyalurkan dana tersebut ke KDMP akan dikenai bunga 2%. “Kami ada instruksi ke perbankan, kalau mereka pakai untuk Koperasi Merah Putih otomatis bunga yang kami charge
Pemerintah Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
Jakarta – Direktur Risk Management Bank Mandiri, Danis Subyantoro, menegaskan dukungan perbankan terhadap penguatan kelembagaan koperasi desa agar mampu menjadi motor ekonomi lokal yang mandiri dan modern. “Bank Mandiri mendukung penguatan kelembagaan koperasi desa agar dapat menjadi motor ekonomi lokal yang mandiri,” kata Danis dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Kuartal II 2025 PT Bank Mandiri
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penopang Ekonomi Desa di Era Digital
Oleh: Yusuf Rinaldi)* Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa di Indonesia. Dukungan dari berbagai pihak, terutama Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Telkom, serta lembaga keuangan negara, menjadikan program ini tidak hanya sebagai penopang ekonomi lokal, tetapi juga sebagai
Sinergitas Lintas Sektoral Perkuat Fondasi Koperasi Desa Merah Putih
Oleh: Yandi Arya Adinegara)* Pembangunan ekonomi berbasis komunitas di Indonesia kini memasuki babak baru yang menjanjikan. Pemerintah tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat perekonomian desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Program ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, energi, serta memberdayakan generasi muda sebagai
Pemerintah Pacu Pemulihan Ekonomi Nasional Sejalan Aspirasi 17+8
Jakarta – Pemerintah terus memacu pemulihan ekonomi nasional dengan kebijakan fiskal yang agresif dan terukur, sejalan dengan aspirasi pembangunan 17+8 yang menjadi pijakan utama arah kebijakan nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dalam rangka memperkuat likuiditas dan mendukung penyaluran kredit ke sektor produktif, pihaknya memindahkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke
Pemerintah Tindaklanjuti Aspirasi 17+8 dengan Percepatan Pemulihan Ekonomi
Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti aspirasi 17+8 yang disampaikan masyarakat. Salah satu langkah nyata adalah percepatan pemulihan ekonomi nasional yang kini menjadi prioritas utama. Aspirasi 17+8 berisi dorongan agar pemerintah memperkuat pembangunan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta menjaga stabilitas sosial-politik. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap aspirasi tersebut dan berkomitmen
Pemerintah Optimalkan Pemulihan Ekonomi Sebagai Respon Aspirasi 17+8
Oleh: Dhita Karuniawati )* Upaya pemerintah dalam merespons dinamika sosial, politik, dan ekonomi terus dilakukan secara berkesinambungan. Salah satu langkah nyata yang kini menjadi sorotan adalah fokus pemerintah pada agenda pemulihan ekonomi nasional. Kebijakan ini tidakhanya berfungsi sebagai strategi untuk memperkuat daya tahan ekonomi pasca-pandemi dan tekanan global, tetapi juga sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat
TNI Polri Bersama Masyarakat Wujudkan Demokrasi Tanpa Kekerasan
Jakarta, — Pemerintah menegaskan bahwa demokrasi yang sehat dan beradab adalah fondasi utama kebijakan nasional dalam menjalankan tahapan penyampaian aspirasi publik. Dalam situasi unjuk rasa dan protes yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini, Pemerintah melalui Presiden, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), TNI, dan Polri menyatakan komitmen kuat untuk menjaga agar aksi
Masyarakat Bersama TNI Polri Bangun Demokrasi Damai dan Tertib
Kalimantan Selatan – Semangat kebersamaan antara masyarakat dan aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri, menjadi kunci penting dalam mewujudkan demokrasi yang damai, tertib, dan berkeadaban. Demokrasi Indonesia tidak hanya ditopang oleh sistem politik, tetapi juga oleh kesadaran kolektif bahwa perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang konstitusional, bukan melalui aksi anarkis yang merugikan semua pihak.
Masyarakat Bersama TNI–Polri Tangkal Segala Bentuk Provokasi Aksi Anarkis
Oleh : Ricky Rinaldi Ketahanan bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan ekonomi atau militer, tetapi juga dari kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan persatuan nasional. Dalam situasi global yang penuh gejolak, pemerintah menegaskan pentingnya sinergi masyarakat dengan TNI dan Polri untuk menangkal segala bentuk provokasi aksi anarkis. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh dalam
