Kehadiran MBG Membantu Menurunkan Risiko Gangguan Pertumbuhan Anak
Oleh: Hana Widya Saraswati Upaya menghadirkan MBG sebagai program pemenuhan gizi terbukti memberi kontribusi besar dalam menurunkan risiko gangguan pertumbuhan anak, dan pembaca diajak melihat bagaimana berbagai pihak meyakini bahwa inisiatif ini bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi fondasi jangka panjang bagi kualitas generasi muda. Pandangan dari para ahli gizi menunjukkan bahwa program ini layak mendapat
MBG Hadir sebagai Solusi Gizi Dorong Kesejahteraan Keluarga
Oleh: Arman Panggabean Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin mengemuka sebagai bukti bahwa upaya peningkatan gizi dapat menjadi fondasi kesejahteraan keluarga dan masa depan bangsa. Program ini layak mendapat perhatian publik, bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga untuk didukung bersama sebagai gerakan besar yang bertujuan membangun generasi Indonesia yang lebih kuat. Ketika masyarakat diajak melihat
Pemerintah Lakukan Verifikasi Berlapis Jaga Kualitas Produk MBG
Jakarta, Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem verifikasi berlapis dari hulu ke hilir. Skema ini dirancang untuk memastikan setiap produk yang diterima peserta didik aman dikonsumsi, bergizi sesuai standar, serta tepat sasaran dan tepat waktu. Auditor Kepolisian Madya Itwasda Polda Papua, Kombes Sandi Sultan mengatakan yayasan Kemala Bhayangkari Polda
Pemerintah Evaluasi dan Perketat SOP untuk Menjamin Keamanan Program MBG
Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya mencegah terjadinya insiden keracunan serta memastikan keamanan makanan bagi jutaan penerima manfaat. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memperkuat tata kelola, koordinasi lintas sektor, hingga pengawasan di lapangan agar program berjalan aman dan efektif. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa
Bangsa Mengapresiasi Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto
Jakarta – Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 mendapat apresiasi dan dukungan luas dari tokoh agama, pemimpin organisasi nasional, dan pemerintah. Keputusan ini dianggap sebagai bentuk penghormatan negara kepada pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan
Apresiasi Mengalir atas Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Jakarta – Keputusan pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Mantan Presiden Soeharto menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Langkah yang diumumkan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 ini dinilai sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Soeharto dalam pembangunan bangsa dan mempertahankan kedaulatan negara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan panjang
Generasi Muda Apresiasi Penganugerahan Gelar Pahlawan untuk Soeharto
Jakarta – Pemerintah secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdiannya bagi bangsa Indonesia. Pemberian gelar tersebut menjadi bagian dari upaya negara untuk menghargai kontribusi besar para pemimpin terdahulu yang telah berperan penting dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan
Pemberian Gelar Pahlawan Kepada Presiden RI kedua, Apresiasi Negara Terhadap Tokoh dan Pemimpin Bangsa
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar Pahlawan Nasional terhadap 10 tokoh yang berjasa terhadap Republik Indonesia di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (10/11/2025). Dari 10 tokoh, ada dua nama Presiden RI yang diberikan gelar. Mereka adalah Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Presiden ke-2 RI Soeharto. Anggota DPR
Keputusan Pemerintah Beri Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Tuai Apresiasi Publik
Jakarta — Gelombang apresiasi mengalir dari berbagai kalangan atas keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Keputusan yang diumumkan oleh Istana ini dinilai sebagai langkah tepat dalam menghormati jasa besar pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi bagi pembangunan bangsa. Dukungan dan penghormatan terhadap kebijakan tersebut tidak hanya datang dari pejabat
Generasi Muda Apresiasi Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto: Momentum Belajar Menghargai Pemimpin Bangsa
Jakarta – Kalangan muda dari berbagai organisasi menyampaikan apresiasi dan dukungan atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto. Mereka menilai keputusan pemerintah tersebut sebagai langkah bersejarah yang dapat menjadi pelajaran penting bagi generasi muda untuk menghargai jasa para pemimpin bangsa serta memperkuat semangat kebangsaan. Presidium Nasional BEM PTNU
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |

