Kredit Usaha Rakyat Diperluas, Pemerintah Dorong UMKM untuk Pemerataan Ekonomi
Jakarta – Pemerintah terus mempertegas komitmen menjadikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional. Hingga akhir Oktober 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp217,2 triliun atau sekitar 77 persen dari target tahunan. Capaian ini mencerminkan tingginya permintaan pembiayaan dari sektor produktif dan padat karya di berbagai daerah.
Langkah Strategis Pemerintah Perkuat UMKM Demi Pemerataan Ekonomi Inklusif
Oleh : Ivana Marvelia )* Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini sedang menyiapkan arah baru dalam pembangunan ekonomi nasional yang berfokus pada kesejahteraan rakyat secara merata. Salah satu kebijakan utama yang sedang digodok adalah implementasi “ekonomi konstitusi”, sebuah gagasan yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. Konsep tersebut dimaksudkan sebagai landasan baru
Pemerintah Tegaskan Komitmen Pemerataan Ekonomi Lewat Pemberdayaan UMKM
Oleh : Ricky Rinaldi Pemerintah terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerataan ekonomi melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Langkah ini bukan hanya memperkuat daya saing lokal, tetapi juga memastikan agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, UMKM terbukti
Penganugerahan Gelar Pahlawan terhadap Soeharto Banjir Apresiasi dan Dukungan
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan sepuluh tokoh bangsa yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia tahun 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Presiden ke-2 RI, Soeharto. Dalam acara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta Pusat, gelar tersebut diserahkan langsung kepada ahli warisnya, Bambang Trihatmodjo dan Siti Hardijanti
Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto Tuai Apresiasi Berbagai Kalangan
Jakarta – Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto, menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan. Tokoh agama, pejabat publik, hingga akademisi menilai Soeharto layak mendapatkan pengakuan negara atas jasa dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas serta membangun bangsa. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyatakan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang menghargai pemimpinnya.
Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Bentuk Apresiasi Atas Pengabdian Sejati
Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Bentuk Apresiasi Atas Pengabdian Sejati Oleh: Ari Setiadi )* Keputusan pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, disambut dengan gelombang apresiasi dari berbagai kalangan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah yang bijaksana dan bersejarah dalam menghormati jasa pemimpin yang telah mengabdikan diri secara penuh untuk bangsa dan negara. Penetapan ini
Pemerintah Tetapkan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional, Simbol Penghormatan Sejarah Bangsa
Oleh: Putri Widiani )* Penetapan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu keputusan kenegaraan yang mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah penting dalam menghormati sejarah bangsa serta mengakui jasa besar pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya demi kemerdekaan, kedaulatan, dan kemajuan Indonesia. Menteri
Dukungan Elemen Mahasiswa terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI
Jakarta, Setelah tiga kali diusulkan memperoleh gelar pahlawan, Presiden ke-2 RI Soeharto akhirnya memperoleh gelar pahlawan nasional. Pengumuman penganugerahan gelar tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11/2025). Soeharto menjadi satu dari 10 tokoh yang menerima gelar tersebut. Banyak elemen yang menyambut baik keputusan pemerintah atas penganugerahan Soeharto menjadi
Hari Pahlawan 2025 Berjalan Lancar, Masyarakat Apresiasi Pemerintah
Oleh : Astrid Widia )* Peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 menjadi momen penuh makna bagi bangsa Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, suasana peringatan berjalan tertib, aman, dan penuh penghormatan terhadap jasa para pejuang. Kelancaran berbagai agenda nasional, termasuk upacara di Taman Makam Pahlawan Kalibata hingga tabur bunga di laut Teluk Jakarta, menunjukkan bahwa semangat nasionalisme
Tertib dan Penuh Makna, Peringatan Hari Pahlawan 2025 Dapat Apresiasi Luas
Oleh: Erick Surya )* Peringatan Hari Pahlawan 2025 berlangsung tertib dan penuh makna di berbagai daerah di Indonesia. Momentum tahunan ini kembali menjadi refleksi nasional atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan sejenak aktivitasnya selama satu menit,
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |

