Makan Bergizi Gratis untuk 3 Juta Anak: Langkah Nyata Menuju Generasi Sehat dan Cerdas
Jakarta – Upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global kini semakin menunjukkan hasil nyata. Pemerintah, melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah berhasil menyalurkan makanan bergizi kepada lebih dari 3 juta anak di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari komitmen besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia
Program MBG Perbaiki dan Perkuat Daya Beli Masyarakat
Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diimplementasikan secara bertahap sejak awal tahun ini. Program ini menyasar anak-anak sekolah dasar dan menengah di seluruh Indonesia, serta ibu hamil dan balita, dengan tujuan utama meningkatkan asupan gizi dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. MBG dirancang bukan
Pemerintah Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Program Makan Bergizi Gratis
Oleh: Vigit Arifin Ardi *) Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung produk dalam negeri melalui implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pangan, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan asupan gizi yang berkualitas. Langkah ini sejalan dengan visi besar pemerintah untuk
Evaluasi dan Inovasi: Kunci Peningkatan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Oleh: Angga Yurino* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto patut diapresiasi sebagai langkah progresif dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Diluncurkan secara resmi pada 6 Januari 2025, program ini menjadi cerminan dari komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung
Indikator Ekonomi Indonesia Tetap Sehat di Tengah Kebijakan Trump dan Pelemahan Rupiah
Oleh : Setiawan Widhiyatmoko)* Pemerintah Indonesia berhasil menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah tekanan global yang muncul akibat kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan melemahnya nilai tukar rupiah. Di saat banyak negara mengalami ketegangan akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang signifikan melalui berbagai indikator ekonomi yang tetap dalam
Pemerintah Optimal Cari Solusi Kebijakan Trump dan Pelemahan Rupiah, Masyarakat Diminta Tetap Bersatu
JAKARTA — Pemerintah Indonesia terus mengoptimalkan langkah strategis dalam merespons kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan gentar menghadapi tekanan global yang ditimbulkan oleh kenaikan tarif tersebut. “Apa yang terjadi sekarang, goncangan-goncangan dunia akibat negara ekonomi yang terkuat membuat kebijakan-kebijakan
Sikapi Tarif Trump dan Pelemahan Rupiah, Pemerintah Ajak Masyarakat Bersatu
Oleh : Deka Prawira )* Langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menaikkan tarif impor hingga 32% untuk barang-barang dari Indonesia tentu bukan kabar yang menyenangkan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka mengakui bahwa kebijakan tersebut akan menimbulkan dampak berat, terutama bagi sektor padat karya seperti industri tekstil, garmen, sepatu, dan furnitur. Namun, alih-alih
Hadiri Panen Raya, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Menuju Swasembada Pangan
Oleh : Deka Prawira )* Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto memimpin langsung panen raya nasional di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025). Di tengah hamparan padi yang menguning dan siap panen, Prabowo tidak hanya hadir sebagai simbol negara, tetapi juga menunjukkan keterlibatan aktif dengan mengoperasikan combine harvester. Aksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan
Presiden Prabowo Hadirkan Ribuan Hunian Layak Untuk Nelayan, Petani, Nakes hingga Guru
Oleh: Arifah Winarni *) Pemerintah Indonesia terus mempertegas komitmennya dalam membangun kesejahteraan rakyat melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu terobosan paling strategis dan berdampak luas adalah pembangunan rumah subsidi bagi kelompok pengabdi bangsa: tenaga kesehatan (nakes), guru, nelayan, dan juga petani. Di tengah tingginya angka backlog perumahan nasional, langkah ini menjadi bukti
Komitmen Pemerintah Hadirkan Ribuan Hunian Layak bagi Nelayan, Petani, Guru, dan Nakes
Oleh: Vivid Erika*) Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah mengukir tonggak penting dalam pemenuhan hak dasar rakyat, khususnya dalam sektor perumahan. Melalui program rumah subsidi yang saat ini tengah digulirkan secara masif, negara hadir lebih dekat dan konkret dalam menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang selama ini rentan dan termarjinalkan dari akses hunian yang
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||









