PSU Damai Wujud Komitmen Pada Demokrasi
Oleh : Derby Amaro )* Pemilihan suara ulang (PSU) yang berlangsung dengan damai di berbagai daerah menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai demokrasi. Dalam setiap proses demokrasi, termasuk saat menghadapi situasi kompleks seperti pemungutan suara ulang, kedewasaan politik warga menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas sosial. Tidak adanya gesekan yang
Bersama Wujudkan PSU Aman Demi Demokrasi Berkualitas
Oleh : Naya Maya Santika )* Pemungutan Suara Ulang (PSU) bukan sekadar agenda administratif dalam kalender politik Indonesia, melainkan momentum peneguhan kembali komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi. PSU menjadi cerminan konsistensi semua pihak dalam menjunjung tinggi asas keadilan, transparansi, dan kedaulatan rakyat. Maka dari itu, penyelenggaraan PSU yang aman dan damai harus menjadi prioritas bersama, karena
Kebijakan Jangka Pendek dan Jangka Menengah Strategi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jakarta – Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan dan menjalankan berbagai kebijakan jangka pendek, serta kebijakan jangka menengah untuk menyiapkan fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Kami menyadari bahwa mencapai pertumbuhan di atas 5% membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik Pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Namun dengan kombinasi kebijakan jangka
Hindari Pelemahan Ekonomi Pemerintah, Pemerintah Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai
Jakarta – Di tengah tantangan global dan ketidakpastian perekonomian dunia, Pemerintah Indonesia tetap optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 dapat tercapai sesuai yang direncanakan. Target pertumbuhan ekonomi sebesar lima persen dipertahankan, meski terdapat proyeksi yang menyebutkan ekonomi Indonesia hanya mampu melaju di kisaran 4,5 hingga lima persen. Berbagai strategi telah disiapkan untuk mengantisipasi
Terapkan BI Rate Kompetitif, Stimulus Cegah Pelemahan Ekonomi
Oleh: Bara Winatha*) Bank Indonesia (BI) resmi mengambil langkah strategis dalam merespons dinamika ekonomi domestik dan global dengan menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Langkah ini diambil berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 20 hingga 21 Mei 2025. Penurunan BI Rate ini juga disertai
Pemerintah Fokus Terapkan Strategi Jangka Menengah Tepis Narasi Pelemahan Ekonomi
Oleh : Naura Astika Di tengah dinamika global dan tantangan domestik yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Narasi pelemahan ekonomi yang kerap beredar di ruang publik, baik melalui media sosial maupun kanal informasi lainnya, tidak bisa dihindari, terutama ketika terjadi fluktuasi nilai tukar, tekanan inflasi, atau
Komitmen Pemerintah Memberantas Judi Online untuk Menyelamatkan Generasi Muda dari Dampak Negatif Dunia Digital
Palu, 22 Mei 2025 — Pemerintah propinsi sulawesi tengah menunjukkan keseriusannya dalam melindungi generasi muda dari ancaman judi online yang semakin marak di era digital. Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial Propinsi sulawesi tengah dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Indonesia Jaya palu, digelar kegiatan edukatif berupa podcast dan sesi testimoni bertema “Komitmen Pemerintah Memberantas Judi
Pemerintah Perkuat Strategi Regional dan Nasional Berantas Judi Daring
Oleh: Arman Panggabean Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik judi daring yang semakin mengkhawatirkan. Melalui pendekatan yang tidak hanya bersifat nasional, Presiden Prabowo Subianto kini mendorong kerja sama lintas negara sebagai bagian dari strategi besar memerangi kejahatan transnasional, termasuk perdagangan manusia dan penyelundupan narkotika. Langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi ancaman digital
Peran Tokoh Agama Penting Cegah Gerakan Intoleransi
Oleh: Bara Winatha*) Di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus berubah, Indonesia sebagai negara dengan keragaman agama, suku, dan budaya menghadapi tantangan serius berupa menyebarnya paham intoleran dan radikal. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan bisa menggoyahkan fondasi kebangsaan yang telah dibangun sejak kemerdekaan. Kehadiran tokoh agama di tengah masyarakat memegang peran sentral
Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Gerakan Intoleran
Oleh : Rivka Mayangsari*) Munculnya kembali aksi-aksi intoleransi di tengah masyarakat menjadi ancaman serius bagi keutuhan dan kedamaian bangsa. Dalam konteks negara yang menjunjung tinggi prinsip kebhinekaan seperti Indonesia, segala bentuk penolakan terhadap keberagaman, baik agama, budaya, maupun tradisi, perlu dilawan dengan kesadaran kolektif dan ketegasan negara. Seruan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |










