Category: Opini
Waspada Demo Anarkis Agar Indonesia Tetap Damai dan Maju
Oleh : Ricky Rinaldi Demokrasi adalah salah satu pilar utama yang menopang kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Melalui demokrasi, masyarakat memiliki ruang dan kebebasan untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan harapan mereka kepada pemerintah. Namun, kebebasan tersebut harus dijalankan dengan tanggung jawab dan kesadaran penuh akan dampaknya. Sayangnya, dalam beberapa kesempatan, demonstrasi yang semestinya menjadi
Aksi Demonstrasi Rawan Disusupi Kepentingan Politik
Oleh Tantri Aulia Yusman )* Demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi publik merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam praktiknya, aksi-aksi demonstrasi kerap kali dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan politik jangka pendek. Rencana aksi demonstrasi pengemudi transportasi daring pada 20 Mei 2025 menjadi sorotan, bukan semata karena tuntutan
Sebby Sambom dan Industri Kebohongan: Dari Hoaks ke Hoaks Demi Panggung Separatis
Jika Papua adalah panggung, maka Sebby Sambom adalah sutradara drama yang terlalu getol mengejar rating dengan naskah lemah, aktor tanpa nama, dan plot twist yang menyepelekan akal sehat. Begini episode terbaru darinya “Tiga tewas, sisanya warga sipil tidur.” Judul yang cukup catchy untuk pendukung yang sudah terhipnosis oleh propaganda TPNPB-OPM, tapi sayangnya, ini bukan Netflix.
Propaganda Angka ala Sebby Sambom: Mitos ‘3 Korban’ di Tengah 18 Nyawa
Sejak kontak tembak berlangsung pada 13–14 Mei 2025 di 5 kampung wilayah Kabupaten Intan Jaya, yakni Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba. TNI melalui Satgas Media Koops Habema membeberkan data bahwa sebanyak 18 anggota OPM tewas dan puluhan barang bukti berhasil diamankan, mulai dari AK-47 organik, senjata rakitan, puluhan butir amunisi, busur-panah, hingga bendera
Waspadai Provokasi Hasut Masyarakat pada Hasil Pemilu, PSU Sudah Sesuai Aturan
Oleh : Yudi Kurniawan )* Gelombang pesta demokrasi di Indonesia kembali memasuki babak kritis ketika beberapa daerah melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Namun, alih-alih menjunjung tinggi kedewasaan politik, sebagian pihak yang sama sekali tidak bertanggung jawab justru memilih jalur provokatif dengan mencoba menggiring opini publik seolah-olah bahwa pelaksanaan PSU sarat akan kecurangan. Sikap semacam ini
PSU Bukti Nyata Demokratisasi Pemilu di Indonesia Jujur, Adil dan Transparan
Oleh : Deka Prawira )* Pemungutan Suara Ulang (PSU) kembali menjadi sorotan nasional, namun pelaksanaan tersebut tidak sebagai bentuk kegagalan, melainkan justru sebagai sebuah wujud konsistensi dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia. Pelaksanaannya jelas mencerminkan bagaimana sikap tegas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) dan pemerintah di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan prinsip pemilu yang
Pastikan Tindak Tegas OPM Bukan Masyarakat Sipil, Pemerintah Wujudkan Stabilitas Keamanan di Papua
Oleh: Loa Murib Upaya pemerintah dalam menegakkan stabilitas keamanan di Papua menunjukkan komitmen kuat dan nyata melalui aksi-aksi tegas terhadap OPM yang selama ini menjadi ancaman terhadap kedaulatan negara dan keselamatan warga sipil. Dalam sepekan terakhir, Komando Operasi (Koops) Habema yang dibentuk oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berhasil melumpuhkan dua kekuatan utama dari Organisasi
Aparat Tindak Tegas OPM, Negara Tak Gentar Hadapi Hoaks Separatis
Oleh: Julius Iwo *) Di tengah dinamika keamanan yang masih berlangsung di Papua, upaya sistematis yang dilakukan pemerintah melalui aparat keamanan patut diapresiasi. Salah satu tantangan utama dalam menjaga stabilitas di wilayah tersebut adalah penyebaran informasi palsu atau hoaks yang terus digencarkan oleh kelompok separatis bersenjata, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM). Hoaks bukan hanya meracuni
Demo Indonesia Gelap Hanya Upaya Menyesatkan Opini Publik
Oleh : Rivka Mayangsari*) Di tengah upaya keras pemerintah membangun pondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, munculnya narasi dan aksi bertajuk “Indonesia Gelap” dinilai sebagai manuver politik yang bertujuan menyesatkan opini publik. Gerakan ini tidak hanya menebarkan pesimisme di kalangan masyarakat, tetapi juga mengandung agenda terselubung untuk mendeligitimasi pemerintahan yang sah, yakni pemerintahan Presiden Prabowo
Pemerintah Menjawab Isu Indonesia Gelap dengan Kerja dan Capaian
Oleh: Budiman Aktuari Dalam beberapa waktu terakhir, muncul seruan dan narasi yang menyebutkan bahwa Indonesia tengah menuju “masa gelap”, dengan dalih melemahnya nilai tukar rupiah, tekanan eksternal global, hingga kekhawatiran terhadap arah ekonomi nasional. Namun, narasi pesimistis ini tak berdiri di atas data yang objektif. Justru sebaliknya, pemerintah Indonesia secara konsisten menjawab tantangan dengan kerja









