Day: March 8, 2026
Tokoh Adat Papua Dukung Stabilitas dan Pembangunan, Film “Pig Feast” Dinilai Sarat Provokasi
JAKARTA — Tokoh adat di Papua menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat hingga tingkat kampung. Hal ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh narasi provokatif, termasuk yang muncul melalui film “Pig Feast” atau “Pesta Babi”. Ketua Dewan Adat Suku Distrik Pantai Barat, Alexander
Film ‘Pig Feast’ Dikritik, Dinilai Abaikan Pembangunan Energi Nasional
Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (Pig Feast) yang mengkritik Program Strategis Nasional (PSN) di Papua menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai narasi yang diangkat dalam film yang juga tayang secara terbatas di Selandia Baru itu cenderung provokatif karena tidak melihat secara utuh konteks pembangunan energi nasional serta masa depan Papua.
Dukungan PSN Menguat, Film “Pig Feast” Ganggu Pembangunan Ketahanan Energi Papua
Dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto terus menguat di Papua Selatan. Seruan tersebut muncul di tengah polemik film dokumenter “Pig Feast” yang dinilai sejumlah pihak menghadirkan narasi negatif dan berpotensi mengganggu pembangunan ketahanan energi nasional di Papua. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyampaikan ajakan tersebut saat melanjutkan Safari Ramadan di Kabupaten Mappi.
Polemik Film “Pesta Babi” dan Realitas Pembangunan Papua
Oleh : Alfred Jigibalom )* Pemutaran film dokumenter Pesta Babi memicu perdebatan publik di sejumlah wilayah Papua hingga Selandia Baru. Narasi dalam film tersebut menampilkan tudingan bahwa berbagai proyek pembangunan nasional telah mengancam tanah adat masyarakat setempat. Tayangan itu bahkan memunculkan reaksi emosional dari sebagian penonton yang kemudian menyerukan penolakan terhadap sejumlah proyek pembangunan negara,
Melihat Pembangunan Papua Secara Utuh di Tengah Kontroversi Film “Pesta Babi”
Oleh : Rebecca Marian )* Pemerintah terus mengakselerasi pembangunan di Papua melalui berbagai program strategis yang menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah tersebut berlangsung di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan Papua sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Di tengah proses pembangunan tersebut, kemunculan film dokumenter ‘Pesta Babi’ yang juga tayang di Selandia Baru
Sertifikasi Tanah Adat di Papua Terus Meningkat, Film Pesta Babi Tidak Relevan
Papua – Pemerintah melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua mendorong peningkatan sertifikasi dan pemetaan tanah ulayat di wilayah Papua termasuk Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan bisa dilaksanakan tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kanwil BPN Papua Roy Wayoi di sela-sela kegiatan silahturahmi ondoafi dan kepala suku se –
Film Pesta Babi Ilusi, Pembangunan Ekonomi Papua Telah Jaga Keseimbangan Ekologi
Jayapura — Pembangunan ekonomi di Papua terus diarahkan pemerintah dengan tetap menjaga keseimbangan ekologi serta keberlanjutan lingkungan dan masyarakat. Karena itu, Film Pesta Babi dinilai menghadirkan narasi yang tidak sepenuhnya mencerminkan realitas. Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Herman Kayame, menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat berbagai program yang bertujuan menjaga ekosistem alam Papua sekaligus meningkatkan
Pembangunan Papua Sudah Berbasis Ekologi, Narasi Film “Pesta Babi”Provokatif
Nabire – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Papua tetap dijalankan dengan prinsip keberlanjutan serta menjaga keseimbangan ekologi. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda Sosialisasi Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 Sub Nasional yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Distrik Nabire Kota, Kabupaten Nabire. Kegiatan ini
Pemerintah Lindungi Tanah Adat Papua Lewat Sertifikasi, Narasi Film Pig Feast Tak Relevan
Jayapura – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam melindungi hak masyarakat adat di Tanah Papua melalui percepatan proses pemetaan dan sertifikasi tanah ulayat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepastian hukum atas kepemilikan lahan adat sekaligus menjaga keberlanjutan hak-hak masyarakat asli Papua. Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua mendorong percepatan pemetaan tanah
Film “The Pig Feast” Sarat Provokasi, di Tengah Upaya Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Papua
Jakarta — Kemunculan film berjudul The Pig Feast atau Pesta Babi dinilai sarat muatan provokasi yang berpotensi memicu ketegangan di tengah upaya pemerintah memperkuat pembangunan dan ketahanan pangan di Papua. Sejumlah pihak menilai konten bernuansa sensitif seperti yang ditampilkan dalam film tersebut dapat memunculkan persepsi negatif terhadap kondisi sosial di Papua. Padahal, pemerintah pusat dan
