Month: December 2025
LMA Nabire Ajak Masyarakat Papua Tolak Provokasi 1 Desember
Nabire — Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Nabire mengimbau masyarakat Papua untuk tetap waspada dan menolak segala bentuk provokasi menjelang 1 Desember. Seruan tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi peran masyarakat adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang digelar di kediaman Ketua LMA Nabire, Karel Misiro, pada Kamis (27/11). Acara yang dihadiri sekitar 50
Saatnya Menutup Ruang Provokasi 1 Desember Demi Stabilitas Keamanan Papua
Oleh: Helena Weya *) Menjelang tanggal 1 Desember, ruang publik Indonesia kembali diwarnai berbagai provokasi yang mencoba memanfaatkan momentum tersebut sebagai simbol perlawanan politik. Pola ini muncul berulang setiap tahun, menciptakan ketegangan sosial dan membuka ruang bagi aktor-aktor yang sengaja ingin mengganggu stabilitas nasional. Di tengah upaya pemerintah memperkuat pembangunan Papua dan menegakkan kebijakan afirmatif
Menjaga Stabilitas Tanah Papua, Tolak Provokasi 1 Desember Demi Kedamaian
Oleh: Yohana Yobe* Menjelang 1 Desember 2025, kewaspadaan di berbagai wilayah Papua kembali menguat. Tanggal tersebut kerap menjadi momentum sensitif yang berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk memunculkan provokasi, mengganggu stabilitas keamanan, dan memecah konsentrasi masyarakat yang tengah fokus pada aktivitas sosial, ekonomi, maupun persiapan perayaan Natal. Dalam konteks ini, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan
Masyarakat Diimbau Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Reuni 212
JAKARTA – Menjelang mencuatnya isu penyelenggaraan reuni kelompok 212, masyarakat kembali diajak menjaga stabilitas keamanan serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kegiatan publik tetap diperbolehkan selama berlangsung sesuai aturan dan tidak menimbulkan kegaduhan di ruang sosial. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa Pemprov DKI mendukung kegiatan warga selama berlangsung tertib
Jelang Reuni 212, Masyarakat Diimbau Untuk Tidak Terprovokasi
JAKARTA – Menjelang rencana penyelenggaraan Reuni 212 di Monas pada 2 Desember 2025, masyarakat diingatkan agar tetap waspada terhadap potensi provokasi dan penyusupan kelompok berkepentingan yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap acara tersebut, termasuk adanya kekhawatiran yang disampaikan sejumlah pihak mengenai kemungkinan ditunggangi kelompok berideologi transnasional. Ketua
Jelang Reuni 212, Aparat Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Stabilitas Nasional
Oleh: Anggina Wijayanti* Menjelang penyelenggaraan Reuni 212 di kawasan Monas pada awal Desember mendatang, berbagai elemen bangsa kembali menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas nasional sebagai fondasi utama kehidupan bernegara. Dalam suasana sosial yang dinamis serta perkembangan informasi yang begitu cepat, aparat dan tokoh-tokoh nasional mengingatkan bahwa setiap kegiatan publik, terutama yang melibatkan massa dalam
Bijak Menyikapi Isu Reuni 212 untuk Jaga Ketertiban Publik
Oleh: Indah Prameswari)* Menjelang akhir tahun, dinamika sosial dan politik kembali menghangat dengan mengemukanya rencana penyelenggaraan kembali “Reuni 212” di sejumlah wilayah dan kota besar di Indonesia. Wacana tersebut tak hanya memantik perdebatan publik, tetapi juga menyalakan alarm kewaspadaan bagi berbagai elemen bangsa yang menjunjung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam situasi seperti ini,
Keterlibatan Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas Suplai Bahan Baku MBG
Banten – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dan mendukung tumbuh kembang generasi emas di masa depan. Namun, di balik keberhasilan program ini, terdapat satu faktor penentu yang tidak bisa diabaikan, yaitu keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas suplai bahan
Pemerintah Terus Gencarkan Sosialisasi Pola Makan Sehat melalui Program MBG
Jakarta — Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui sosialisasi intensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diyakini mampu menjadi fondasi bagi generasi sehat dan unggul, seiring komitmen untuk mewujudkan ketahanan gizi nasional dan pembangunan sumber daya manusia. Dalam beberapa pekan terakhir, sosialisasi MBG kembali digelar di sejumlah daerah, termasuk
Pemerintah Perkuat Penyuluhan dan Distribusi MBG untuk Wujudkan Keluarga Sehat Nasional
Oleh: Ni’ma Kumalasari )* Upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi kesehatan keluarga kembali menunjukkan langkah yang konsisten dan terarah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi salah satu prioritas nasional, tidak hanya dirancang sebagai intervensi nutrisi jangka pendek, tetapi juga sebagai strategi komprehensif untuk memperbaiki status gizi keluarga Indonesia secara menyeluruh. Keseriusan ini terlihat dari komitmen
