Day: September 20, 2025
TNI-Polri dan Masyarakat Bersinergi Wujudkan Demokrasi tanpa Anarkisme
Oleh : Lita Razak )* Gelombang demonstrasi yang sempat memanas di sejumlah daerah dan berujung pada tindakan anarkis menimbulkan perhatian serius dari negara. TNI dan Polri menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keamanan nasional, sekaligus memastikan proses demokrasi tetap berjalan dalam koridor hukum tanpa mengorbankan ketertiban umum. Upaya kolaboratif telah digencarkan melalui patroli gabungan berskala besar
TNI Polri Bersama Masyarakat Redam Isu Negatif di Ruang Publik
Oleh : Ikshan Yuana )* Stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi berlangsungnya pembangunan nasional. Tanpa rasa aman, segala upaya untuk menumbuhkan investasi, menciptakan lapangan kerja, maupun memperkuat kepercayaan publik terhadap negara akan terhambat. Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap dibanjiri isu hoaks dan provokasi, peran TNI dan Polri kembali meneguhkan diri sebagai garda
Masyarakat Dukung TNI Polri Pastikan Demokrasi Tanpa Anarkis
Jakarta – Koordinator Aliansi Rakyat Peduli Negara (ARPN), Mario, mengatakan masyarakat tidak akan pernah goyah dalam memberikan dukungan kepada TNI dan Polri. Hal itu disampaikan dalam aksi damai yang digelar di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Menurutnya, aksi tersebut adalah bukti nyata bahwa rakyat tetap berdiri di belakang aparat negara, khususnya TNI dan Polri.
TNI-Polri Solid, Masyarakat Wajib Sampaikan Aspirasi Secara Bijak
Jakarta – Soliditas TNI dan Polri menjadi tameng utama dalam menghadapi upaya-upaya yang mencoba mengadu domba dan memecah belah bangsa. Kedua institusi keamanan tersebut menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, sinergi antara TNI dan Polri merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas negara. “Kami bersama Polri
Pemerintah Jawab Aspirasi 17+8 dengan Komitmen Penegakan Hukum
Oleh: Alexander Royce*) Kehidupan politik dan sosial Indonesia saat ini sedang menghadapi ujian melalui tuntutan rakyat yang disuarakan lewat gerakan 17+8. Gerakan tersebut berisi 17 tuntutan jangka pendek serta 8 tuntutan jangka panjang, yang mencerminkan aspirasi kuat agar pemerintah dan lembaga negara segera memberikan jawaban atas kebutuhan hukum, keadilan, serta kesejahteraan masyarakat. Pemerintah bersama DPR
Pemerintah Jamin Supremasi Hukum Sesuai Aspirasi 17+8
Oleh: Yudi Mandhira)* Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmennya untuk menjaga supremasi hukum, sesuai dengan aspirasi yang disuarakan oleh Gerakan 17+8. Gerakan ini, yang mencakup berbagai tuntutan seputar isu politik, ekonomi, dan keamanan, mencerminkan harapan masyarakat terhadap perbaikan sistem pemerintahan yang lebih transparan, adil, dan berbasis pada prinsip hukum yang kuat. Dalam konteks ini, tuntutan yang
Pemerintah Jamin Penegakan Hukum Berjalan Tegas Sesuai Aspirasi 17+8
JAKARTA — Pemerintah Indonesia memastikan komitmennya untuk menegakkan hukum dengan tegas dan transparan, selaras dengan tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat dalam aksi unjuk rasa di berbagai kota. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas), Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan bahwa pemerintah tidak akan pernah mengabaikan aspirasi rakyat dan bertekad untuk memberikan respons positif
Supremasi Hukum Wujud Nyata Pemerintah Jalankan Aspirasi 17+8
Jakarta – Komitmen pemerintah dalam menegakkan supremasi hukum kini mendapat wujud nyata melalui langkah serius untuk merespons aspirasi rakyat yang terangkum dalam tuntutan 17+8. Aspirasi tersebut tidak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga telah diakomodasi oleh pemerintah dengan dukungan dari TNI serta organisasi mahasiswa, menandai arah baru demokrasi Indonesia yang semakin inklusif. Kepala Pusat Penerangan
Tokoh Adat Serukan Penolakan Aksi Anarkis, Jaga Papua Tetap Damai
PAPUA- Papua kembali mendapat perhatian serius dari tokoh adat yang menyerukan pentingnya menjaga kedamaian dan menolak aksi anarkis. Suara kearifan lokal ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak terjebak pada provokasi maupun hoaks yang berpotensi merusak ketenteraman dan menghambat pembangunan di daerah. Benyamin Hanau, Kepala Suku Moni Kabupaten Mimika sekaligus Kepala Badan Musyawarah Kampung Mimika Gunung,
Pesan Damai Tokoh Papua: Bersatu Jaga Keamanan, Bersama Bangun Masa Depan
Oleh: Maria Nawipa* Seruan tokoh adat dan agama bergema sebagai energi positif yang menggerakkan masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan, menolak provokasi, serta mendukung penuh program pembangunan pemerintah. Papua bukan lagi sekadar wilayah dengan dinamika sosial yang kompleks, melainkan bagian penting dari masa depan Indonesia yang damai dan sejahtera. Keteguhan para pemimpin lokal menegaskan bahwa kedamaian
