Day: September 3, 2025
TNI-Polri Tunjukkan Ketegasan Jaga Kedaulatan dan Ketertiban Umum
Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum di seluruh wilayah Indonesia. TNI dan Polri diminta bersinergi lebih solid dalam menghadapi potensi kerusuhan maupun penjarahan yang bisa mengganggu kedaulatan negara. Instruksi tegas ini datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui arahan Menteri Pertahanan, Kapolri, hingga Panglima TNI, yang menekankan pentingnya stabilitas demi
Patroli Gabungan TNI Polri Wujudkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Oleh : Arka Dwi Francesco*) Di tengah situasi pasca-demonstrasi yang sempat memanas di beberapa kota, pemerintah bergerak cepat melalui sinergi antara TNI dan Polri. Patroli gabungan yang dilakukan secara terkoordinasi di berbagai wilayah menjadi bukti hadirnya negara dalam memastikan rasa aman bagi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan harapan rakyat agar stabilitas sosial tetap terjaga, sekaligus
Tokoh Agama Tegaskan Anarkisme Bertentangan dengan Nilai Luhur Bangsa
Jakarta – Gelombang aksi demonstrasi yang terjadi sejak akhir Agustus 2025 masih berlangsung di berbagai daerah. Ini berawal dari penolakan terhadap isu kenaikan gaji anggota DPR RI, namun kini melebar menjadi gerakan nasional dengan melibatkan ribuan mahasiswa, buruh, hingga komunitas ojek online. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan potensi gangguan terhadap stabilitas pemerintahan jika aksi tidak
Dukung Perdamaian, Elemen Masyarakat Kompak Tolak Demo Anarkis
Jakarta — Sejumlah pihak menyerukan agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara damai tanpa aksi anarkis yang justru merugikan masyarakat luas. Imbauan ini muncul menyusul gejolak unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir di ibu kota. Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI), Aditya Perdana, menilai langkah cepat Presiden Prabowo Subianto yang mengundang tokoh lintas agama dan
Pesan Suara Lintas Iman Merawat Tenang di Tengah Ricuh Demonstrasi
Oleh: Latea Latra Gelombang aksi yang mulai dari penolakan isu kenaikan gaji anggota DPR RI dan kemudian melebar menjadi gerakan nasional menunjukkan dua wajah demokrasi kita sekaligus yakni semangat partisipasi yang sehat dan risiko eskalasi yang mengkhawatirkan. Ribuan mahasiswa, buruh, hingga komunitas ojek online turun ke jalan menyuarakan keresahan. Namun ketika energi moral itu terseret
Masyarakat Dukung Komitmen Pemerintah Redam Aksi Anarkis dan Jaga Perdamaian
Oleh : Zaki Walad )* Gelombang demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir kembali menjadi berita duka bagi Indonesia. Pasalnya hal ini diwujudkan dengan cara merusak fasilitas umum dan memicu kerusuhan, maka sesungguhnya yang menjadi korban bukan hanya pemerintah, melainkan masyarakat luas. Pakar Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Aditya Perdana, menilai langkah cepat
